Dispenser Galon Bawah Miyako WDP-300

Dispenser Galon Bawah Miyako WDP-300

Dispenser galon merupakan alat untuk menaruh galon air minum, sehingga memudahkan kita untuk menuang air minum dari kemasan galonnya.  Di Indonesia, dispenser galon bukan lagi barang yang asing, hampir setiap rumah memilikinya. Secara umum ada tiga jenis dispenser galon berdasarkan cara menaruh galonnya, yaitu dispenser galon atas, dispenser galon bawah dan dispenser yang memiliki kombinasi pengisian atas dan bawah. Artikel ini mengulas dispenser galon bawah Miyako WDP-300.

Pada dispenser galon generasi terdahulu, galon air minum ditempatkan di bagian atas. Itu berarti kita harus mengangkat galon seberat 19 liter dan membalikkannya ke bagian atas dispenser. Kita harus menggunakan penutup galon khusus supaya air dari galon tidak tumpah. Bayangkan betapa repotnya untuk sekadar mengganti galon air minum, khususnya bagi kaum hawa.

Tampak utuh Dispenser galon bawah Miyako WDP-300
Tampak utuh

Kini, dispenser galon dibuat semakin praktis dengan penempatan galon di bagian bawah. Air dari galon akan disedot melalui pipa menggunakan tenaga listrik. Dari hasil survey singkat yang saya lakukan, ternyata dispenser galon bawah Miyako WDP-300 adalah dispenser galon bawah yang paling terjangkau dan sesuai kebutuhan rumah tangga saya.

Pipa penyedot pada dispenser galon bawah Miyako WDP-300
Pipa penyedot pada dispenser galon bawah Miyako WDP-300

Fitur-fitur dispenser galon bawah Miyako WDP-300

Dispenser galon bawah Miyako WDP-300 ini berjenis dispenser hot dan cool. Air panasnya cukup panas dan air dinginnya sedingin air yang disimpan di dalam lemari pendingin. Pada bagian belakang ada tiga buah tombol, yaitu tombol power, tombol hot, dan tombol cool. Ini artinya, kita bisa mematikan pemanas dan pendingin dispenser jika ingin menghemat listrik, misalnya. Meskipun demikian, tombol power harus selalu dinyalakan karena itu satu-satunya cara agar air bisa tersedot keatas.

Tombol pada panel belakang dispenser galon bawah Miyako WDP-300
Tombol pada panel belakang

Pada bagian muka dispenser, tombol air panas dilengkapi dengan pengaman, sehingga akan menyulitkan anak kecil untuk menekannya.

Tombol pengaman air panas pada dispenser galon bawah Miyako WDP-300
Tombol pengaman air panas

Satu kekurangan dari dispenser galon bawah Miyako WDP-300 ini adalah ketika listik padam, maka otomatis dispenser tidak dapat digunakan karena air galon tidak bisa tersedot keatas. Meskipun demikian, dispenser galon bawah Miyako WDP-300 ini sangat saya rekomendasikan untuk ibu-ibu yang selama ini kesulitan mengganti galon air minum sendiri. Dispenser ini terbukti awet, dan sampai saat ini  tidak ada masalah. Mudah-mudahan dispenser ini juga berjodoh dengan anda.

Silakan share artikel ini atau tinggalkan komentar anda dibawah.

20 thoughts on “Dispenser Galon Bawah Miyako WDP-300”

    1. Saya kurang mengerti teknisnya, tapi secara logika sih pasti berkurang. Saya menyalakan tombol air panas dan dingin hanya pada saat diperlukan. Selebihnya, tombol pompa air saja yang menyala.

  1. Punya ane . Lampu indikator dinginya tidak berubah oranye . Padahal sudah 6 jam. Dinginya juga tidak sedingin Dikulkas. Apanya ya.

  2. Air panasnya keluar panas bgt tapi untuk air dingin malah cenderung hangat, itu masalahnya dimana ya gan? Tombolnya on semua padahal

    1. Ada kemungkinan bocor sepertinya, karena dispenser saya air panas dan dinginnya normal seperti saat baru dibeli dulu. Panasnya cukup panas (beruap tapi tidak mendidih), dan air dinginnya sedingin air di kulkas.

  3. Air yg keluar dr dispenser rasanya ..sprt rasa lumut,l walaupun air di galon sdh diganti.kira2 apa y yg slh??

    1. Selama ini sih saya blm pernah mengalaminya. Mungkin sebaiknya bersihkan pipa sedotnya setiap kali mengganti galon. Dan pastikan air galon berasal dari sumber yang terpercaya.

    1. Sepertinya pipa dari bahan plastik, kurang mengerti juga apakah anti bakteri atau tidak. Biasanya pipa saya bersihkan 3-7 hari sekali, pas ganti galon air saja.

Komentar Anda